Sunday, 21 August 2016

Final Exam New Concept

  




Hari ini, Juma't 13 mei 2016 merupakan, final exam new concept. by the way, remember new concept aku tak ingat apapun dari semua chapter, mulai chapter one until fifteen kecuali chapter two, yaitu breakfast or lunch. sedangkan untuk ujiannya adalah mengambil nomor chapter waktu giliran saya mengambil nomor chapter, aku mendapatkan chapter nine, yang ku ingat just title yaitu "A Could Wellcome" dan isi contentnya tak aku ingat sama sekali. mungkin ini hasil dari kurang fokusnya aku yang hanya berharap mendapatkan chapter two "Breakfast Or Lunch".
Begitupula dengan Q.W (question word) dari new concept, aku mendapatkan chapter five, yang seharusnya "No wrong Number" dan kenyataan berkata lain, aku mendapatkan dengan jawabanku dengan title "An Acxating Trip" dan semua statement yang aku keluar dari mulutku tak ada satupun yang benar, inilah kenyataan yang harus aku terima, buah hasil dari pemikranku yang lalu. entahlah kedepannya akan seperti apa aku tak tahu, jalan terbaik dari Tuhanlah yang aku inginkan, serta itulah yang akan menjadi perjalanan hidupku selanjutnya. Bukan kayalan inilah kenyataan yang harus kujalani. Sedih!, Menyesal!, pasti ada dalam hatiku, tapi kembali lagi inilah kenyataan.
Bukan mimpi atau khayalan, hidup yang singkat ini merupakan panggung sandiwara, (kata pepatah) dan akulah pemerannya, baik atau buruk aku yang merasakan dan dampaknya aku juga yang merasakannya.
Andaikan…………, andaikan……………, andaikan ……….
Itu tak akan membuatku lebih kuat, terkecuali aku mengalami dan menjalaninya dengan selalu positive thinking. Banyak hal yang harus aku syukuri atas setiap hal yang terjadi pada diriku, bukan tentang dia, mereka, maupun kita, tapi aku.
Hati yang tenang adalah hati yang dapat menerima akan semua keadaan dengan serendah-rendahnya sifat. Dengan itulah hati akan merasakan betapa tidak berdayanya diri ini tanpa kekuata alam semesta. Dapat menerima semua keadaaan dalam kehidupan dan selalu menyukurinya itulah kedamaian hati.   FINAL EXAM NEW CONCEPT”


Chapter Two
It was Sunday, I never get up early on Sundays. 1 sometimes stay in bed until lunch time. Last Sunday I got up very late. I looked out of the window. It was dark outside. ‘what a day !’ I thought. ‘ it’s raining again’ just then, the telephone rang. It was my aunt Lucy. ‘I’ve just arrive by train,’ she said. ‘I’m coming to see you.’
‘But I’m stiil having breakfast,’ I said
What are you doing?’ she asked.
‘I’m having breakfast,’ I repeated
‘Dear me,’ she said. ‘do you always get up so late? It’s one o’clock!’

Saturday, 13 August 2016

Don't Let Me Go



“An excellent read.” –New Books Review
“Original and wonderful.” –The Sun
Former Broadway dancer and current agoraphobic Billy Shine has not set foot outside his apartment in almost a decade. He has glimpsed his neighbors—beautiful manicurist Rayleen, lonely old Ms. Hinman, bigoted and angry Mr. Lafferty, kind-hearted Felipe, and 9-year-old Grace and her former addict mother Eileen.
But most of them have never seen Billy. Not until Grace begins to sit outside on the building’s front stoop for hours every day, inches from Billy’s patio. Troubled by this change in the natural order, Billy makes it far enough out onto his porch to ask Grace why she doesn’t sit inside where it’s safe. Her answer: “If I sit inside, then nobody will know I’m in trouble. And then nobody will help me.”
Her answer changes everything.
By the bestselling author of WHEN I FOUND YOU, SECOND HAND HEART, and PAY IT FORWARD, DON’T LET ME GO is the heart-breaking, funny, and life-affirming story of a building full of loners and misfits who come together to help a little girl survive—and thrive—against all odds.
“Catherine Ryan Hyde at her utter best.”

read more... please click this picture >>>>>>>